Ilustrasi/dok.ai

Cara Mudah Cegah Efek Kurang Tidur Selama Ramadan

Editor Indonesia, Jakarta – Cara mudah mencegah efek kurang tidur selama ramadan bisa Anda coba. Apalagi kalau sering merasa ngantuk setiap menjelang siang pada bulan ramadan. Sudah pasti penyebabnya adalah jam tidurmu yang berkurang dibandingkan hari-hari biasanya.

Sangat wajar pada bulan ramadan, jam tidur kita jadi lebih singkat. Selain karena harus bangun dini hari untuk makan sahur, kita juga memanfaatkan waktu setelah salat tarawih untuk ibadah hingga tengah malam. Seperti salat tahajud dan membaca Al Quran.

Tidak jarang setelahnya, kita pun tidak tidur karena waktunya yang sudah mepet dengan waktu sahur. Biasanya kemudian kita memilih menunda tidur hingga usai salat subuh. Sayangnya setelah subuh, kita hanya bisa tidur selama 1-2 jam sebab harus segera berangkat bekerja atau beraktifitas rutin lainnya yang jadwalnya tidak berubah.

Alhasil tubuh kita kurang istirahat. Tubuh yang kurang istirahat, rentan terserang penyakit dan akhirnya ibadah ramadan kita menjadi tidak sempurna. Maka penting untuk mengetahui tips mengatasi kurang tidur, agar kesehatan tetap terjaga selama bulan Ramadan.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan mengatasi kekurangan tidur selama bulan Ramadan:

  • Kurangi Ngopi
    Kafein yang terkandung dalam kopi, pada dasarnya adalah pemacu jantung. Sebab jantung berdenyut lebih cepat memompa darah, rasa kantuk berkurang. Agar tubuhmu dapat beristirahat, coret kopi dari daftar menu sahur dan berbuka. Biarkan metabolisme tubuhmu memproduksi hormon melatonin yang membuatmu merasa mengantuk dan tertidur.
  • Hindari Gorengan
    Makanan yang gurih dan pedas hampir pasti selalu ada dalam menu berbuka kita. Padahal makanan tinggi kalori seperti goreng-gorengan bisa membuat kita sulit tidur atau setidaknya tidur jadi tidak nyenyak. Maka hindarilah.
  • Tetap Berolahraga
    Sebaiknya aktifitas olahraga tetap kita lakukan ketika sedang berpuasa. Cukup olah raga ringan saja agar tidak menguras tenaga dan lalukan satu jam sebelum waktu berbuka puasa. Olahraga bisa stabilkan kadar gula darah, mengurangi stres dan tentu saja meningkatkan kualitas tidur.
  • Tidur Lebih Awal
    Sebagai kompensasi dari jam tidur yang berkurang, sebaiknya kita majukan jam tidur. Segera setelah tarawih dan makan malam, usahakan untuk tidur. Berilah batasan maksimal, misalnya tidur sebelum pukul 22.00 dan bangun untuk sahur serta ibadah pada pukul 02.30.
  • Tidur Siang Sejenak
    Bila memungkinkan, sempatkan tidur siang. Tidak perlu yang lama, cukup 30-an menit. Tidur siang membuatmu lebih berstamina untuk melanjutkan aktivitas.

Demikian cara-cara mudah mengurangi efek kurang tidur selama ramadan. Semoga bermanfaat. (Luhur Hertanto/EI-1)