Salah satu pengungsi di Gereja Ortodoks Kota Gaza sebelum gereja tersebut dibom oleh zionis Israel, Kamis malam (19/10)/Dok.satuharapan

Gereja Ortodoks di Kota Gaza Dibombardir Zionis Israel Ratusan Pengungsi Tewas

Editorindonesia, Jakarta – Tentara zionis Israe kembali melakukan pembantaian dengan pemboman secara brutal ke para pengungsi di dalam Gereja Ortodoks Yunani di Kota Gaza, pada Kamis malam (19/10) waktu setempat. Ratusan pengungsi di sana menjadi korban.

“Pendudukan (zionis Israel) melakukan kejahatan terhadap ratusan pengungsi di dalam Gereja Ortodoks Yunani di Kota Gaza, dan menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka,” demikian rilis resmi Kementerian Dalam Negeri di Gaza yang dikutip dari spiritofaqsa.or.id, Jumat (20/10/2023).

Mengutip Palinfo, di antara para korban terdapat banyak warga Kristen yang mengungsi di gereja, karena mengira itu adalah tempat yang aman bagi mereka. Ternyata tak luput dari bom yang terus dilontarkan tentara zionis.

Pembantaian ini terjadi dua hari setelah pembantaian yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Rumah Sakit Nasional (Baptis) di Gaza. Rumah sakit tersebut berafiliasi dengan Gereja Episkopal Anglikan di Al-Quds, dan dianggap sebagai salah satu rumah sakit tertua di Gaza.

“Al-Maamdani” terletak di salah satu alun-alun perumahan di lingkungan Al-Zaytoun di Jalur Gaza, dikelilingi oleh Gereja St. Porphyrius, Masjid Al-Shamaa, dan pemakaman Syekh Shaabanzan, dan semuanya rusak akibat pengeboman Zionis. (Her)

Baca Juga: PBB Sebut Pengusiran Warga Gaza Kejahatan Kemanusiaan