Capres Anies Rasyid Baswedan/dok.tangkapan layar youtube

Ini Kriteria Menteri Menurut Anies Baswedan

Editor Indonesia, Yogyakarta – Calon Presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan mengungkapkan empat kriteria untuk menjadi menteri. Hal itu disampaikan Anies menjawab pertanyaan di acara program Mata Najwa On Stage dengan tema 3 Bacapres Bicara Gagasan di Universitas Gajah Mada, Daerah Instimewa Yogjakarta (DIY), Selasa (19/92/2023).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa untuk menjadi menteri harus memiliki empat kriteria. Pertama yaitu Kompetensi. Artinya menteri harus memiliki kompetensi yang relevan dengan bidangnya.

Kriteria kedua, berintegritas. Dimana sosok seorang mentri harus memiliki rekam jejak yang baik dan tidak bermasalah.

“Di Republik ini banyak sekali orang yang dituding bermasalah padahal senyatanya tidak bermasalah, tapi ada juga orang yang bermasalah tapi selalu lolos pemeriksaan, jadi berintegritas” ucap Anies

Kriteria ketiga adalah memiliki rekam karya dan kinerja yang baik. Rekam jejak ini bisa dilihat dengan transparan oleh semua orang dengan penilaian yang obyektif.

Kriteria keempat memiliki visi yang sama dengan pemimpinnya. “Visi itu termasuk nilai dia mempercayai badan prinsip dasar bahwa keadilan harus ada dalam setiap kebijakan,” ujar Anies.

Sementara itu, puluhan baliho pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar (AMIN) dirusak, dengan cara disilet pas di gambar wajah pasangan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Indonesia lebih baik.

Puluhan baliho yang dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab ini, terjadi di salah satu ruas jalan wilayah Pantura Kabupaten Tegal, Jateng.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Pemenangan Pilpres Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza menyatakan tindakan itu dapat mengganggu persatuan dan kesatuan. Lantaran itu, dia mengajak masyarakat untuk beristigfar.

“Mari kita jaga ukhuwah basyariah, persatuan dan kesatuan. Merusak satu bagian bari bangsa itu membahayakan persatuan dan kesatuan. Mari istigfar,” ajak Fasiol dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 September 2023.

Disampaikan Faisol, dalam beberapa kesempatan Muhaimin atau Gus Imin mengingatkan tiga elemen penting bernegara yakni ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah atau ukhuwah basyariyah. Tiga hal itu sudah lama diajarkan ulama dalam menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. (Frd)

Baca Juga:Dua Tim Pemenangan Capres Konsolidasi Perkuat Simpul di