Dokter sedang memeriksa pasien cacar monyet/dok.afp

Kaum Homoseksual Picu Lonjakan Jumlah Penderita Cacar Monyet di Indonesia

Editorindonesia, Jakarta – Kaum Homoseksual dianggap sebagai penyebab semakin meningkatnya jumlah penderita cacar monyet atau mpox di Indonesia. Kasus cacar monyet atau mpox meningkat menjadi 34 kasus dan kemungkinan bertambah.

Kasus cacar monyet sudah tersebar di tiga provinsi, yakni lima kasus di Banten, 27 konfirmasi di DKI Jakarta, dan dua kasus di Jawa Barat. Penularan kali ini terjadi karena penularan lokal.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat jerja dengan komisi IX DPR RI di senayan, Selasa (7/11/2023) menyatakan penyakit cacar monyet sensitif karena terjadi di segmen khusus yaitu LSL atau homoseksual yang sering berganti pasangan.

“Sehingga akibatnya jika dilihat tracing reportnya agak serem juga,” ungkap Menkes Budi Gunadi.

Menurutnya, gaya hidup hubungan sejenis membawa penyakit mpox dan HIV karena sering berganti pasangan seksual. Oleh karena itu penanganan dilakukan bekerja sama dengan kelompok-kelompok tersebut.

“Ini sebenarnya kita bekerja sama dengan kelompok sosial masyarakat di bidang ini karena takutnya memberikan stigma sehingga takutnya tidak efektif penanganannya. Tapi penyebarannya meningkat dan ini sudah terjadi penularan lokal,” ujar Budi Gunawan.

Saat ini kemenkes tengah mengadakan vaksin sebanyak 4.500 dosis yang diberikan kepada kelompok khusus. Kemudian obat tecovirimat juga dipersiapkan sebanyak 1.008 botol. (Frd)

Baca Juga: Kasus Cacar Monyet di Indonesia Bertambah Akibat Sex Menyimpang