Puing-puing reruntuhan Crocus City Hall yang habis terbakar/dok.tangkapan layar

Penembakan Massal di Crocus City Hall Moscow, 133 Orang Tewas, Pihak Keamanan Tangkap 11 Pelaku

Editorindonesia, Jakarta – Penembakan Massal di Crocus City Hall Moscow, Rusia, setidaknya 133 orang dilaporkan tewas saat terjadi serangan teroris, Jumat (23/3/2024), pihak keamanan Rusia mengklaim telah menangkap 11 pelaku.

Dikutip dari the guardian.com, Minggu (24/3/2024) para pelaku bersenjata lengkap dengan menggunakan seragam tempur melepaskan tembakan dan meledakkan gedung dengan bahan peledak saat konser musik rock di Crocus City Hall yang berkapasitas 6000 orang.

Sedikitnya 133 orang tewas dan 145 luka-luka dalam serangan teror terburuk di Rusia selama bertahun-tahun.

Dari video yang beredar di Telegram tampak tiga pria berseragam membawa senapan menembak dari jarak dekat ke pengunjung konser, beberapa orang tergeletak di lobi gedung konser.

Video yang dipublikasikan secara online menunjukkan pemandangan mengerikan dari beberapa orang yang meminta bantuan dari atap gedung konser yang terbakar di belakang mereka.

Rekaman video lainnya menunjukkan orang-orang berteriak, merangkak keluar dari tempat pertunjukan musik atau menuruni tangga.

Seorang saksi mengatakan dia hendak duduk di kursinya ketika dia mendengar “beberapa ledakan senapan mesin”dan “banyak jeritan”.

“Saya segera menyadari bahwa itu adalah tembakan otomatis dan memahami bahwa kemungkinan besar ini adalah yang terburuk: serangan teroris,” kata pria yang bernama Alexei itu kepada Agence-France Presse dikutip dari theguardian.com.

Media Rusia mengatakan pihak berwenang telah menahan 11 orang terduga pelaku.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut pada Jumat malam, melalui sebuah postingan di Telegram yang mengklaim bahwa kelompok bersenjatanya berhasil melarikan diri setelah kejadian tersebut.

Presiden Rusia Presiden Vladimir Putin berharap semua yang terluka dalam serangan teroris tersebut segera pulih.

Kremlin mengatakan dia mendapat informasi terbaru dari kepala keamanan tentang situasi tersebut, termasuk dari Alexander Bortnikov, kepala Dinas Keamanan Federal (FSB).

Penyelidik Rusia menerbitkan gambar senjata otomatis Kalashnikov, rompi dengan beberapa magasin cadangan, dan tas berisi selongsong peluru bekas.

Walikota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan bahwa pemerintah Moskow akan membatalkan semua acara budaya, olahraga, dan acara massal lainnya pada akhir pekan setelah serangan itu.

Serangan itu terjadi di konser band rock Rusia Piknik yang tiketnya terjual habis.

Crocus city hall sendiri, berkapasitas 6.200 orang, adalah salah satu tempat musik terbesar dan terpopuler di oblast Moskow.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Wilayah Moskow telah menerbitkan daftar korban tewas pertama, yang berisi nama 37 orang.
Kebanyakan penyebab kematian pada korban adalah luka tembak dan sisanya meninggal setelah menghirup asap pembakaran gedung yang dilakukan oleh teroris. (Frd)