Pj Gubernur DKI Jakarta Heru meresmikan 4 reservoir komunal, Rabu (4/10)/Dok.tangkapan layar

Pj Heru Disentil Ketua DPRD DKI Jangan Cuma Copas, Banjir dan Macet Gimana?

Editorindonesia, Jakarta – Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono disentil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kreatif. Jangan hanya copas dan mencantumkan kegiatan yang bersifat normatif untuk mengatasi persoalan di Jakarta.

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai, saat ini Pemprov DKI Jakarta hanya menjiplak kinerja pemerintahan sebelumnya. Padahal persoalan utama Jakarta yakni kemacetan dan banjir yang tak kunjung selesai.

Pernyataan Pras, sapaan Ketua DPRR DKI ini, yang menyentil Pj Heru disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.

“Saya melihat masih banyak kegiatan copy paste. Kalau seperti ini terus bagaimana dengan kemajuan Jakarta,” ucap Pras kepada awak media, Jumat (22/3/2024).

Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Jakarta perlu membuat terobosan untuk menuntaskan masalah macet dan banjir.

Lantaran itu, Pras juga mengajak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, pihak swasta, akademisi, serta masyarakat untuk bekerja sama dalam mencari solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan dan banjir di Jakarta Pusat.

“Kita perlu melakukan perencanaan yang matang, implementasi yang baik, dan evaluasi yang terus menerus untuk memastikan keberhasilan program-program yang akan kita jalankan,” jelasnya.

Pras berharap, Jakarta Pusat mampu menjadi salah satu contoh kota yang mampu mengatasi tantangan urbanisasi secara terpadu dan bersinergi

Pemprov DKI memiliki empat prioritas pembangunan Jakarta. Masing-masing Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Infrastruktur Kota, Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif, dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Sementara, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma menyampaikan akan fokus mewujudkan Jakarta kota global yang Inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Ia juga akan mengimplementasikan enam program dalam RKPD tahu 2025. Masing-masing penanganan banjir, penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata, peningkatan pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas aksesbilitas dan kemudahan pelayanan publik.

“Untuk mewujudkan enam program prioritas tersebut kami membutuhkan dukungan provinsi terhadap penanganan jaringan utilitas di dalam saluran penyebab genangan banjir di Jalan Merdeka Selatan, Pengadaan Lahan Puskesmas Kelurahan Gunung Sahari Selatan, dan Revitalisasi Pasar Sedang dan Pasar Gardu Asem,” ungkapnya. (Didi)