TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD , Nikson Nababan/dok.kisar

TPN Ganjar-Mahfud Desak Pemerintah Alihkan Belanja Alutsista ke Alsintan

Editorindonesia, Jakarta – TPN Ganjar -Mahfud MD calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Nikson Nababan mendesak anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk belanja alutsista dievaluasi karena membebani Anggaran Belanja Negara (APBN).

Nikson yang juga Bupati Tapanuli Utara, Sumatera Utara itu meminta belanja alat perang itu dialihkan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Kami dari TPN Ganjar-Mahfud mendesak belanja alat perang agar disetop, Anggaran Kemenhan tersebut lebih berguna pada pengadaan alsintan untuk diberikan kepada para kelompok tani yang tersebar di 38 provinsi di tanah air, “kata Nikson, Sabtu (6/1/2024).

Nikson mengatakan kondisi Indonesia sedang baik-baik saja tidak ada perang. “Jadi anggaran Kemenhan untuk membeli alutsista alihkan saja ke alsintan yang akan diberikan kepada kelompok tani berupa alat pengolah tanah cultivator, traktor mini, dan handtraktor serta hand sprayer atau alat semprot,” ucapnya.

Ia mengatakan jika dilakukan hilirisasi produk hasil bumi petani untuk kebutuhan dalam negeri akan tercukupi. Bahkan tahun keempat dan kelima Indonesia bisa mengekspor hasil bumi ke mancanegara.

“Jadi lebih bermanfaat anggaran Alutsista dialihkan untuk mesin cultivator, traktor mini, handtraktor, dan alat semprot,” tandasnya.

Menurutnya, pengadaan alsintan dilakukan dalam rangka percepatan tanaman pangan serta dalam rangka pencegahan inflasi. “Perlengkapan pertanian ini tentunya untuk meningkatkan produksi pertanian. Dengan alat yang diberikan akan mempercepat produksi,” ungkap Nikson.

Adapun penerimanya, kata Nikson, yakni kelompok tani yang tersebar di 38 provinsi.

Dengan alat tani ini, menurut Nikson, dapat menggali potensi pertanian di setiap desa. “Hal itu sejalan dengan salah satu visi Ganjar -Mahfud yaitu meningkatkan nilai potensi daerah agar bisa bersaing dengan daerah lain,” paparnya

TPN Ganjar-Mahfud dalam prrogram di sektor pertanian dalam arti luas, jelas dia, agar petani bisa bersaing guna menunjang perekonomian mereka. Pemberian alsintan ini dalam rangka merealisasikan program Ganjar-Mahfud

“Di program bapak Ganjar dan bapak Mahfud juga ada program pemberian alsintan ini untuk mempersiapkan kabupaten dan kota sebagai daerah lumbung pertanian.”

Dalam catatannya, Kemenhan menjadi salah satu kementerian dengan alokasi terbesar dalam APBN Tahun Anggaran (TA) 2024. Adapun besaran anggarannya mencapai Rp 139,27 triliun, naik dari 2023 sebesar Rp 134,32 triliun.

“Bila belanja alat perang yang banyak ini digunakan ke sektor pertanian kondisi ekonomi rakyat bisa lebih terukur. Apalagi kondisi negara tidak sedang berperang. Kita nggak perang, kenapa kebanyakan utang beli alat perang. Lebih baik utang untuk beli alat pertanian. Buat apa kita utang ratusan triliun tapi tidak untuk sesuatu yang nyatanya tak dibutuhkan,” jelasnya.

Sebagaiman diketahui, masalah pertahanan keamanan menjadi materi dalam debat capres pada Minggu (7/1/2024) malam. Selain itu tema lain masalah keamanan, hubungan internasional dan geopolitik. (Kisar Rajagukguk/EI-1)

Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Turunkan Tim Telisik Dugaan Kekerasan terhadap Relawan oleh TNI